SUARABERITAINDONESIA.COM
SULTENG - Pakan ikan berbasis asam amino dari limbah kulit sapi yang dikembangkan untuk mendukung pemberdayaan budidaya ikan berkelanjutan di Kabupaten Bombana. Inovasi ini merupakan bagian dari hasil penelitian yang didanai melalui Skema Riset LPDP Kementerian Riset dan Teknologi, yang berhasil diraih oleh tim peneliti Politeknik Bombana.
Acara diseminasi yang dilaksanakan di Kabupaten Bombana ini dihadiri oleh para pelaku usaha tambak dari Kecamatan Rarowatu Utara, serta turut melibatkan siswa dan siswi SMK dengan Jurusan Perikanan sebagai bagian dari upaya memperkenalkan inovasi teknologi sejak dini kepada generasi muda yang akan menjadi pelaku sektor perikanan di masa depan. Kehadiran siswa SMK memberikan dinamika baru, di mana mereka berkesempatan memahami proses penelitian, formulasi pakan, dan potensi pengembangan teknologi berbasis limbah yang berkelanjutan.
Para peserta mendapatkan paparan mengenai kandungan asam amino yang diperoleh dari limbah kulit sapi, metode produksi ECOFEED AMINO, uji efektivitas terhadap pertumbuhan ikan, serta peluang pemanfaatan pakan alternatif ini dalam menekan biaya budidaya.
Abdul Budiatma, S.Pi., M.P., selaku Kepala Departemen Perikanan Politeknik Bombana, menyampaikan apresiasinya terhadap kolaborasi antara akademisi, pelaku usaha, dan lembaga pendidikan menengah.
“ECOFEED AMINO menunjukkan bahwa riset lokal mampu menghasilkan inovasi besar bagi masyarakat. Pemanfaatan limbah kulit sapi sebagai sumber asam amino adalah langkah cerdas untuk menciptakan pakan ekonomis dan ramah lingkungan. Kami juga sangat senang karena kegiatan ini diikuti oleh siswa SMK Perikanan; mereka adalah calon-calon pelaku industri perikanan yang perlu dibekali inovasi sejak sekarang.”
Sementara itu, Abdul Majid, S.Pi., M.Pi., sebagai Ketua Tim Periset ECOFEED AMINO, menjelaskan bahwa penelitian ini berangkat dari kebutuhan riil para pembudidaya.
“Tingginya harga pakan menjadi tantangan utama bagi pembudidaya. Dengan mengolah limbah kulit sapi menjadi sumber asam amino, kami berhasil merumuskan pakan alternatif yang bermutu, terjangkau, dan ramah lingkungan. Keterlibatan siswa SMK Perikanan dalam diseminasi ini sangat penting agar mereka dapat memahami teknologi baru yang akan mereka hadapi di dunia kerja kelak.”
Kegiatan diseminasi ini menjadi wujud nyata sinergi antara pendidikan tinggi, pelaku usaha tambak, dan pendidikan vokasi menengah dalam memperkuat budidaya ikan berkelanjutan di Kabupaten Bombana. Melalui dukungan pendanaan LPDP dan komitmen riset Politeknik Bombana, inovasi ECOFEED AMINO diharapkan dapat diterapkan secara luas di sektor budidaya untuk meningkatkan produktivitas dan keberlanjutan industri perikanan daerah. ( Achmad Hidayat )

Posting Komentar untuk "Program Studi Teknologi Pembenihan Ikan, Politeknik Bombana, melaksanakan kegiatan Diseminasi Inovasi ECOFEED AMINO"