Usai Dilantik Definitif, Achmad Wildan Pacu Penataan Keuangan dan Aset Pemkab Bogor, Sekber WMO Siap Bersinergi


SUARABERITAINDONESIA.COM 

BOGOR - Pasca dilantik sebagai Kepala Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kabupaten Bogor definitif, Achmad Wildan, SE., MM langsung memancangkan fokus utamanya pada agenda strategis penataan pengelolaan keuangan daerah yang lebih baik disamping pelaksanaan inventarisasi aset daerah secara menyeluruh.


Pernyataan ini disampaikan Wildan saat melakukan diskusi santai namun mendalam dengan jajaran Pengurus Inti Sekretariat Bersama Wartawan Media Online (Sekber WMO), Rabu siang (710) di Cibinong, Bogor, pada sebuah kesempatan yang penuh makna.


Pelantikan Achmad Wildan sebagai Kepala BPKAD definitif menandai babak baru dalam kepemimpinannya di lembaga vital yang bertanggung jawab atas pengelolaan kas daerah dan aset milik Pemerintah Kabupaten Bogor.


Sebelumnya, Wildan telah menjabat sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Kepala BPKAD cukup lama, sebuah peran yang memberikannya pemahaman mendalam tentang tantangan dan peluang yang ada.


Keputusan untuk menunjuknya sebagai pejabat definitif mencerminkan kepercayaan penuh dari Bupati Bogor Rudy Susmanto terhadap kemampuannya dalam mengemban amanah ini.


Fokus pada penataan pengelolaan keuangan dan inventarisasi aset bukan sekadar rutinitas birokrasi, melainkan fondasi krusial untuk memastikan transparansi, akuntabilitas, dan efisiensi dalam setiap kebijakan fiskal daerah.


Dalam dialog tersebut, Wildan secara lugas menguraikan visi dan misinya ke depan. "Saat ini, prioritas utama saya adalah memastikan pengelolaan keuangan daerah berjalan dengan sebaik mungkin," ujar Achmad Wildan yang malang melintang didunia pengelolaan keuangan dengan nada optimis.


"Ini mencakup berbagai aspek, mulai dari perencanaan anggaran yang cermat, pelaksanaan yang efisien, hingga pertanggungjawaban yang akuntabel. Lebih lanjut, kami sedang dalam proses intensif untuk melaksanakan inventarisasi aset daerah. Ini adalah amanah langsung dari Bapak Bupati Rudy Susmanto yang harus kami laksanakan dengan sungguh-sungguh", pungkasnya. 


Inventarisasi aset ini sangat penting untuk mengetahui secara pasti jumlah, jenis, kondisi, dan nilai aset yang dimiliki oleh Pemerintah Kabupaten Bogor. 


Data yang akurat dan terkini akan menjadi dasar yang kuat dalam pengambilan keputusan strategis terkait pemanfaatan, pemeliharaan, bahkan potensi optimalisasi aset untuk Pendapatan Asli Daerah (PAD).


Inventarisasi aset daerah, sebagaimana ditekankan oleh Wildan, merupakan langkah fundamental yang seringkali terabaikan namun memiliki dampak jangka panjang yang signifikan.


Aset daerah, baik yang bergerak maupun tidak bergerak, merupakan sumber daya penting yang jika dikelola dengan baik dapat memberikan kontribusi besar bagi pembangunan dan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bogor.


Wildan optimistis, dengan kepemimpinan yang kuat, tim yang solid, dan kolaborasi yang sinergis, dapat membawa BPKAD Kabupaten Bogor menjadi lembaga yang semakin profesional dan berkontribusi signifikan bagi terwujudnya Kabupaten Bogor yang lebih maju, sejahtera, dan istimewa.


Di sisi lain, pengurus inti Sekber WMO yang hadir dalam kesempatan tersebut, menyampaikan bahwa organisasi mereka yang menaungi 50 orang wartawan media online, baru saja terbentuk kembali setelah mengalami masa vakum.


Dengan semangat baru, Sekber WMO menyatakan kesiapannya untuk menjalin kerjasama dan bersinergi dengan Pemerintah Kabupaten Bogor, termasuk dengan BPKAD, dalam rangka menyukseskan program-program unggulan daerah, khususnya yang berkaitan dengan visi "Bogor Istimewa".


Kehadiran Ketua Umum Alpin, Wakil Ketua Umum Achmad Indrawan Heryadi, Sekretaris Umum Abdul Manan, Bendahara Umum Hj. Yati Maryati, MM, dan Ketua Bidang Humas dan Publikasi Doddy Irawan, menunjukkan komitmen kuat dari Sekber WMO untuk berperan aktif dalam pembangunan daerah melalui fungsi kontrol dan advokasi yang mereka miliki sebagai insan pers.


Ketua Umum Sekber WMO, Alpin, dalam kesempatan tersebut menyampaikan apresiasi atas pelantikan Achmad Wildan dan menyambut baik terbukanya ruang dialog.


"Kami sangat berbahagia atas pelantikan Bapak Achmad Wildan sebagai Kepala BPKAD definitif. Ini adalah sebuah kepercayaan yang luar biasa. Kami dari Sekber WMO, yang baru saja bangkit kembali setelah sempat vakum, melihat ini sebagai momentum yang tepat untuk menjalin kerjasama yang erat," ujar Alpin.


"Kami siap bersinergi dengan BPKAD dan seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor untuk mendukung program-program yang akan membawa Bogor menjadi lebih istimewa. Kami percaya, dengan pengelolaan keuangan dan aset yang baik, serta dukungan dari berbagai elemen masyarakat termasuk media, visi tersebut akan semakin mudah tercapai", imbuhnya. 


Kepala BPKAD Kabupaten Bogor, Achmad Wildan, menyambut baik pembentukan kembali kepengurusan Sekber WMO masa bakti 2026-2031 dan menyatakan dukungan penuh terhadap berbagai program kerja yang telah dirancang oleh organisasi wartawan tersebut.


"Bismillah, Insya Allah sukses," ujar Wildan dengan penuh keyakinan saat menanggapi pernyataan dari pengurus Sekber WMO. Ia menyadari pentingnya peran media dalam mengawal jalannya pemerintahan, termasuk dalam hal transparansi pengelolaan keuangan dan aset daerah.


Kolaborasi yang sehat antara pemerintah dan media merupakan elemen penting dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel.


Peran aktif media dalam memberikan masukan konstruktif dan melakukan pengawasan publik, tentunya akan menjadi elemen penting dalam menjaga akuntabilitas dan transparansi pengelolaan keuangan serta aset daerah.             ( Achmad Hidayat)

Posting Komentar untuk "Usai Dilantik Definitif, Achmad Wildan Pacu Penataan Keuangan dan Aset Pemkab Bogor, Sekber WMO Siap Bersinergi"