Bukan Masalah Alam, Yessa Amanda Soroti Kelalaian Tata Ruang di Balik Longsor Cisarua


SUARABERITAINDONESIA.COM

BANDUNG BARAT - Menyikapi bencana longsor di Desa Pasir Langu Kecamatan Cisarua Kabupaten Bandung Barat, Yessa Amanda (Aktivis Lingkungan sekaligus Founder Ruah Hijau) mengkritisi kebijakan pemerintah daerah kabupaten Bandung Barat terutama pada persoalan tata ruang wilayah.


Menurutnya, wilayah ini rawan longsor berdasarkan peta resiko BNPB, Kajian BPBD dan data akademik telah lama menandai wilayah cisarua sebagai zona beresiko tinggi, namun pengetahuan itu tidak pernah diterjemahkan menjadi perlindungan nyata bagi masyarakat.


Alih fungsi lahan pada lereng-lereng gunung, betonisasi kawasan hulu, pembangunan di zona rawan serta rusaknya sistem aliran terjadi didepan mata aparat dan pemerintah tanpa pengendalian yang tegas. Ketika hujan ekstrem datang, bencana menjadi tidak terelakan, ini bukan faktor alam, tetapi karena kegagalan pemerintah daerah dalam menjalankan rencana tata ruang dan pelestarian lingkungan.


Menyebut tragedi ini semata sebagai "musibah alam" adalah bentuk penghindaran tanggung jawab. Puluhan nyawa melayang bukan karena takdir, melainkan resiko yang dibiarkan tumbuh.


Yessa selaku aktivis lingkungan dan mewakili Ruah Hijau menyatakan dengan tegas bahwa, tata ruang di Bandung Barat telah gagal melindungi warganya, Pengawasan perizinan dan pengendalian alih fungsi lahan terbukti lemah dan pemerintah hadir setelah korban jatuh, tetapi absen dalam pencegahan.


Yessa menambahkan dengan menyatakan tuntutan baik kepada Pemerintah dalam hal ini Kementerian Lingkungan Hidup, Kementerian ATR/BPN dan Kementerian Kehutanan Republik Indonesia dan stakeholder lainnya untuk bersama-sama melakukan audit secara total  terkait tata ruang dan perizinan di kawasan rawan longsor, moratorium alih fungsi lahan dilereng dan wilayah hulu, pemulihan ekologis kawasan hulu sebagai kebijakan utama bukan proyek tambahan, ini wajib diselesaikan secara bersama oleh pemerintah baik pemerintah pusat maupun daerah.


Diakhir pernyataannya Yessa menambahkan, setiap korban jiwa adalah bukti bahwa kegagalan kebijakan dapat membunuh, dan jika tata ruang tidak segera dibenahi secara total maka bencana akan menjadi event rutin di wilayah zona sesar lembang ini. Pungkasnya.

( Achmad H.)

Posting Komentar untuk "Bukan Masalah Alam, Yessa Amanda Soroti Kelalaian Tata Ruang di Balik Longsor Cisarua"