SUARABERITAINDONESIA.COM
BOGOR - Sejalan dengan agenda transformasi organisasi, Perguruan Pencak Silat Padjadjaran Nasional juga memiliki visi untuk terus memperluas jangkauan pergerakannya melalui pengembangan materi pelatihan, peningkatan kualitas sumber daya manusia, serta pembukaan ruang kolaborasi dengan berbagai organisasi pencak silat di Indonesia.
Pengembangan perguruan tidak hanya berorientasi pada penguatan kemampuan bela diri, tetapi juga diarahkan pada pengembangan berbagai disiplin keilmuan dan keterampilan pencak silat yang mencakup aspek olahraga prestasi, seni kreasi, seni tradisi, ibing penca, serta pelestarian nilai-nilai seni dan budaya bangsa.
Dalam mewujudkan visi tersebut, Padjadjaran Nasional memandang penting adanya sinergitas dan kolaborasi bersama dua wadah besar organisasi pencak silat di Indonesia, yaitu IPSI (Ikatan Pencak Silat Indonesia) dan PPSI (Persatuan Pencak Silat Indonesia).
Dari perspektif olahraga dan pengembangan prestasi, Padjadjaran Nasional membuka ruang sinergi bersama IPSI, khususnya dalam pengembangan pencak silat olahraga tanding, pembinaan atlet, peningkatan kualitas pelatih, serta pengembangan seni pencak silat kreasi yang memiliki ruang kompetisi dan prestasi.
Sementara itu, dari perspektif tradisi dan kebudayaan, Padjadjaran Nasional juga berkomitmen membangun hubungan kolaboratif bersama PPSI dalam pengembangan tradisi Ibing Penca, seni gerak pencak silat tradisional, serta berbagai ekspresi seni dan budaya lainnya yang tumbuh dan berkembang di tengah masyarakat.
Dua perspektif tersebut bukanlah sesuatu yang harus dipertentangkan, melainkan merupakan kekayaan dan kekuatan yang saling melengkapi dalam membangun masa depan pencak silat Indonesia.
Padjadjaran Nasional ingin hadir sebagai perguruan yang mampu menjembatani pengembangan pencak silat dari sisi olahraga, seni, tradisi, dan kebudayaan dalam satu kesatuan proses pendidikan dan pembinaan.
Melalui pengembangan materi pelatihan yang lebih luas dan sistem pembinaan yang terarah, setiap anggota diharapkan tidak hanya memiliki keterampilan bela diri, tetapi juga mampu memahami nilai-nilai olahraga, mengembangkan kreativitas seni, menjaga warisan tradisi, serta memiliki kesadaran untuk ikut melestarikan kebudayaan bangsa.
Langkah ini sekaligus menjadi bagian dari strategi memperluas jaringan perguruan, membangun komunikasi kelembagaan, serta membuka peluang kerja sama dengan berbagai pihak, baik organisasi pencak silat, pemerintah, komunitas seni budaya, maupun lembaga pendidikan.
Harapan besar dan pesan dari Ketua Umum Perguruan Tb. Tatang Supriatna Sakabrata adalah mulai dari pergerakan kepemimpinan baru berikutnya di cabang Kota Bogor oleh Kang Hizriyanda Putra bersama cabang Kabupaten Bogor oleh Kang Mulyadi , bahwa kebangkitan Padjadjaran Nasional bukan hanya tentang memperbesar organisasi, tetapi juga memperluas kontribusi dan peran nyata dalam ekosistem pencak silat Indonesia. Satu akar keilmuan, beragam ruang pengembangan. Olahraga untuk prestasi, seni untuk kreativitas, tradisi untuk jati diri, dan budaya untuk diwariskan kepada generasi mendatang.
( Achmad Hidayat)


Posting Komentar untuk "MEMPERLUAS SAYAP PERGERAKAN PERGURUAN PENCAK SILAT PADJADJARAN NASIONAL, MEMBANGUN SINERGI BERSAMA IPSI DAN PPSI"