ANGGARAN PERTANIAN RP8,45 MILIAR DISOROT, JANGKAR dan FMR DESAK AUDIT MENYELURUH

 



SUARABERITAINDONESIA.COM 

BOGOR — Jaringan Koalisi Rakyat (JANGKAR) melalui Ketua, R. Ahmad Fajrul Islam, menyoroti pengadaan pupuk hayati senilai sekitar Rp7,46 miliar dan kultivator senilai sekitar Rp996,87 juta pada Dinas Tanaman Pangan, Hortikultura dan Perkebunan (Distanhorbun) Kabupaten Bogor.


JANGKAR mendesak agar penggunaan anggaran tersebut diperiksa secara menyeluruh, mulai dari kewajaran harga, proses pengadaan, kesesuaian barang dengan kontrak, hingga distribusi dan manfaatnya bagi petani.


“Anggaran miliaran rupiah harus bisa dipertanggungjawabkan. Jangan hanya menunjukkan laporan penyerapan anggaran, tetapi buktikan bahwa uang rakyat benar-benar bermanfaat bagi petani,” tegas R. Ahmad Fajrul Islam.


JANGKAR meminta Inspektorat Kabupaten Bogor melakukan pemeriksaan sesuai kewenangannya serta mendorong Kejaksaan Negeri Kabupaten Bogor menindaklanjuti informasi dan bukti apabila ditemukan indikasi pelanggaran.


JANGKAR juga meminta Distanhorbun membuka informasi pengadaan yang dapat diakses publik dan memastikan seluruh bantuan tepat sasaran. Adapun dugaan mark-up, pengondisian penyedia, maupun fee yang beredar harus diuji berdasarkan bukti, bukan sekadar asumsi.


JANGKAR MENEGASKAN:


1. Audit menyeluruh pengadaan pupuk hayati dan kultivator.

2. Buka informasi pengadaan secara transparan.

3. Usut tuntas dugaan penyimpangan apabila ditemukan bukti.

4. Evaluasi dan tindak tegas pihak yang terbukti bertanggung jawab sesuai ketentuan hukum.


“Kami tidak ingin persoalan ini berhenti pada polemik. Jika tidak ada penyimpangan, buktikan dengan data. Jika ditemukan pelanggaran, tindak sesuai hukum. Jangan sampai petani dirugikan dan uang rakyat tidak memberikan manfaat sebagaimana mestinya,” tutup Ahmad Fajrul Islam.


JANGKAR akan terus mengawal persoalan ini sebagai bentuk tanggung jawab masyarakat dalam memperjuangkan transparansi dan akuntabilitas anggaran daerah.( Achmad H. )


Sumber Rilis : 

JARINGAN KOALISI RAKYAT (JANGKAR)

R. Ahmad Fajrul Islam

Ketua JANGKAR


.

Posting Komentar untuk "ANGGARAN PERTANIAN RP8,45 MILIAR DISOROT, JANGKAR dan FMR DESAK AUDIT MENYELURUH"