Edi Junaedi: BPPKB Banten Siap Menjadi Garda Pelestarian Budaya dan Persatuan Bangsa

 

Ketua Panitia Tjetjep Thoriq, ( kiri )
Dan Ketua BPPKB BANTEN
 DPAC BOGOR BARAT ( kanan )

SUARABERITAINDONESIA.COM

BOGOR – Semangat pelestarian budaya Sunda mewarnai kegiatan Babakti Tugu Kujang 2026 yang digelar di kawasan Tugu Kujang, Jalan Raya Pajajaran, Kota Bogor, Minggu (7/6/2026). Kegiatan yang menjadi simbol penghormatan terhadap warisan budaya leluhur tersebut dihadiri berbagai tokoh nasional, pejabat daerah, budayawan, seniman, organisasi kemasyarakatan, serta masyarakat Kota Bogor.


Turut hadir dalam kegiatan tersebut Kepala Badan Percepatan Pengentasan Kemiskinan (BP Taskin) Budiman Sudjatmiko, Kepala Bidang Kebudayaan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Bogor, Dian Herdiawan  para sesepuh budayawan, tokoh masyarakat, serta sejumlah seniman dan komunitas budaya yang selama ini aktif menjaga eksistensi budaya daerah.


Ketua Panitia Babakti Tugu Kujang 2026, Tjetjep Thoriq, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk penghormatan terhadap nilai-nilai budaya Sunda yang telah menjadi identitas masyarakat Bogor dan Jawa Barat.

"Babakti Tugu Kujang bukan sekadar kegiatan seremonial, tetapi merupakan bentuk kecintaan terhadap budaya dan sejarah yang diwariskan para leluhur. Kami berharap kegiatan ini mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat, khususnya generasi muda, untuk terus menjaga dan melestarikan budaya Sunda sebagai bagian dari jati diri bangsa," ujar Tjetjep Thoriq.

Menurutnya, Tugu Kujang sebagai ikon Kota Bogor memiliki makna filosofis yang kuat dan menjadi simbol kebanggaan masyarakat Sunda yang harus terus dijaga keberadaannya.

Achmad H. Penasehat BPPKB BANTEN
DPAC BOGOR BARAT bersama Kang Edward
Dan Mas Budiman Sudjatmiko 

Sementara itu, Ketua BPPKB Banten DPAC Bogor Barat, Edi Junaedi, yang turut menghadiri kegiatan tersebut menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya Babakti Tugu Kujang 2026 yang dinilai mampu mempererat hubungan antar elemen masyarakat melalui pendekatan budaya.

"Kami sangat mengapresiasi kegiatan ini karena budaya merupakan salah satu perekat persatuan bangsa. Melalui kegiatan Babakti Tugu Kujang, masyarakat dapat kembali mengingat pentingnya menjaga warisan budaya yang menjadi identitas daerah sekaligus memperkuat rasa kebersamaan di tengah keberagaman," ungkap Edi Junaedi.



Ia menambahkan bahwa BPPKB Banten DPAC Bogor Barat akan terus mendukung berbagai kegiatan positif yang bertujuan menjaga nilai-nilai budaya, memperkuat persatuan, dan membangun kepedulian sosial di tengah masyarakat.

Kegiatan yang berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB tersebut diisi dengan rangkaian kegiatan budaya yang melibatkan para budayawan, seniman, serta berbagai komunitas yang memiliki perhatian terhadap pelestarian budaya Sunda.

Kehadiran Kepala BP Taskin Budiman Sudjatmiko, perwakilan Pemerintah Kota Bogor, tokoh budaya, dan berbagai elemen masyarakat menjadi bukti bahwa pelestarian budaya merupakan tanggung jawab bersama yang harus terus dijaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.

Melalui Babakti Tugu Kujang 2026, semangat gotong royong, penghormatan terhadap kearifan lokal, serta kecintaan terhadap budaya bangsa kembali diteguhkan sebagai bagian penting dalam membangun karakter masyarakat dan memperkuat identitas nasional.

( Achmad Hidayat)

Posting Komentar untuk "Edi Junaedi: BPPKB Banten Siap Menjadi Garda Pelestarian Budaya dan Persatuan Bangsa"