SUARABERITAINDONESIA.COM
BOGOR - sosok Abah jana selain di kenal sebagai tokoh seniman budayawan beliau di kenal juga sebagai pendamping sosial masyarakat miskin atau PEJUANG kebaikan ,sebagai bukti tanggung jawab moral Abah jana juga mendirikan lembaga kesejahteraan sosial Lanjut usia (Jompo) dan anak yatim piatu duafa yang bernama yayasan KISUNDA LANSIA yang terdaftar di dinas sosial kabupaten Bogor, provinsi Jawa Barat, kementerian sosial RI,
Dan itu dibuktikan nya disekeliling perkampungan desa situ ilir cibungbulang ciampea beliau juga sering mengadakan kegiatan menyantuni dan memberikan bantuan sosial dari para donatur dan bantuan sosial pemerintah dan banyak sudah kegiatan sosial yang telah di lakukan nya,
satu ucapan yang pernah dilontarkan abah jana sambil tersenyum dalam gaya bahasa logat sunda nya
"Harum kembang nyebar ngan nuturkeun arah angin. Tapi, kahadean jalma nyebar ka sagala arah."
Abah jana merupakan pigur panutan ketelaudanan masyarakat juga sebagai orang tua berjiwa penyayang
Dan dalam keluarga Abah janah dengan segala kelebihan kekurangan nya sebagai Bapak bertanggung jawab di cintai oleh istri anak dan cucu nya.
Dan kini beliau telah berpulang kerahmattullah menuju dunia akherat dalam keabadian
Mari sejenak kita bermunajat berdoa kepada Allah Subhanahuwata'ala semoga Almarhum ditempatkan disurga milik NYA,
Amiin yaa Allah yaa rabbal alamin...
"Kebaikan adalah bahasa di mana yang tuli bisa mendengar dan yang buta bisa melihat."
Biografi Abah Jana
Raden Nasan Sujana atau yang lebih dikenal dengan sebutan Abah jana lahir dijakarta 5 april 1954 - wafat 9 januari 2026
Adalah sosok pejuang yang telah mendedikasikan sepenuh hidup nya sebagai pelaku seni dan Pejuang untuk merawat melestarikan seni budaya etnik kabupaten bogor
Dengan mendirikan Sanggar TOPENG JIPRAK di sebuah desa cibungbulang ciampea kabupaten Bogor beliau mewujudkan hal tersebut dengan kegiatan Atraksi ilmu Debus yang dimiliki nya dan sering pula disetiap tahun nya mengadakan kegiatan pelestarikan "SEDEKAH BUMI melalui upacara adat kolaborasi dengan para seniman budayawan pemangku adat sesepuh karuhun khusus nya Negeri Pasundan kabupaten Bogor melalui ritual ritual maksud tujuan nya adalah untuk menjaga Alam tetap hidup dan menandakan ungkapan jiwa rasa puji syukur kepada Tuhan yang maha Kuasa juga kepada Alam semesta ciptaan NYA
Beliau adalah Sosok seniman budayawan Pejuang Tangguh dalam sikap kesederhanaan gaya penampilan ciri khas nya memakai baju pangsi hitam dan warna putih juga memakai topong ikat kepala sebagai bentuk khas orang Sunda sejati dan walau terkadang dalam keseharian kehidupan nya penuh kekurangan material tetapi itu tidak menjadikan abah jana menyerah,
Abah jana pernah berpesan dalam bahasa kolot sunda nya "
Kadang-kadang, seni téh bisa jadi cara panghadéna pikeun nepikeun parasaan jeung pikiran urang, tanpa kudu maké kecap-kecap."
Sebuah ucapan amat berArti penuh makna
Beliau sering tampil diacara acara seputaran kabupaten dan kota Bogor bahkan diundang sampai kedaerah daerah luar kota luar jawa sebagai sosok yang banyak bercerita tentang asal usul negeri Pasundan dimasa lampau
Beliau adalah Ksatria terakhir Padjajaran,
Dan beliau adalah salah satu tokoh pengagas pendiri nya suatu forum yang bernama DKKB dewan kesenian kabupaten bogor yang dilahirkan dgn tujuan wadah silahturahmi para berkumpul nya seniman budayawan kab bogor untuk guyub babarengan menjalin persaudaraan persahabatan
Dan beliau pula pelaku sosok yang memprakarsai memperjuangkan bersama tokoh tokoh seniman yang lain juga pihak DISBUDPAR untuk membuat gedung kesenian kepihak provinsi Jawabarat dan kenyataan terbukti nya wujud sampai sekarang berdiri lah gedung KESENIAN disamping polres kab Bogor
Meski abah jana tidak berharap sebuah penghargaan,tidak ingin jabatan, tidak butuh piala ,tidak perlu sanjung pujaa
Tetapi kita semua harus mengakui nya bahwa beliau adalah Tokoh "
Seorang pelaku seni yang memperjuangkan seni budaya Sunda Dan abah jana nama dan karya nya akan selaluu tetap hidup dan ada'
(Achmad Hidayat)
Penulis : Adi Wild


Posting Komentar untuk "ABAH JANA , Tokoh INSPIRATIF"